Menyambut Tahun Baru 2026 PC Fatayat NU Kota Tangerang Selatan Melaksanakan Updgrading untuk Menguatkan Komitmen dan Kapasitas Pengurus
Sawangan-Depok Sabtu, 20-21 Desember 2025
Sebanyak 46 peserta pengurus PC Fatayat NU Kota Tangerang Selatan mengikuti kegiatan upgrading dengan tema “Menguatkan Komitmen, Meningkatkan Kapasitas dan Menyatukan Langkah” yang dilaksanakan selama dua hari kedepan (20-21 Desember 2025) di Kampung Gowes Sawangan Depok. Acara ini dimulai dengan pembukaan yang dipandu oleh sahabat Ida Royani dan pembacaan ayat suci al-Qur’an oleh sahabat Mutmainah, lalu dilanjutkan dengan upgrading dan refleksi pengurus PC Fatayat NU Kota Tangerang Selatan dengan materi pertama diisi oleh sahabat Ufi Ulfiah. Beliau mengatakan, ada tiga poin penting di Fatayat yang perlu diperhatikan dalam menjalani roda organisasi Fatayat, yaitu Fatayat harus mewadahi mimpi para kader hingga terbentuk mimpi kolektif yang bisa menjadi mimpi bersama dalam menjalankan peran kader di Fatayat NU. Yang kedua, beliau mengingatkan peserta dan pengurus untuk kembali kepada Fikrah Nahdliyah dan Mabadi Khaira Ummah. Menjadikan Fikrah Nahdliyah serta Mabadi Khaira Ummah melekat dalam berorganisasi maupun dalam kehidupan sehari-hari setiap kader fatayat.
Fikrah Nahdliyah adalah kerangka berpikir yang didasarkan pada ajaran Ahlusunnah Wal Jamaah dalam merespon persoalan keagamaan maupun kemasyarakatan. Fikrah Nahdliyah harus menjadi landasan warga NU khususnya kader Fatayat dalam bersikap dan bertindak untuk menjaga nilai- nilai historis dan memegang teguh pada garis- garis perjuangan Nahdlatul Ulama. Sedangkan Mabadi Khaira Ummah merupakan lima prinsip dasar Nahdlatul Ulama untuk membentuk “umat terbaik” (Khaira Ummah) yang memiliki prinsip kejujuran, amanah, objektif, tolong menolong, dan Konsisten. Mabadi Khaira Ummah bertujuan membangun peradaban madani, kesejahteraan, dan kemaslahatan umat, dengan landasan moral dan spiritual islam yang moderat.
Yang ketiga pengurus Fatayat Kota Tangerang Selatan harus menjalankan perannya sebagai organisasi sosial yang memiliki tanggung jawab sosial, serta menjadi dampak baik untuk kader dan juga masyarakat disekitarnya. Fatayat harus bisa membentuk kadernya untuk jadi lebih baik dari sebelumnya dan menjadi maslahat bagi dirinya, keluarganya, organisasi hingga lingkungannya. Sehingga mereka bisa memiliki nilai baru, serta dapat menjadi individu yang berdaya dan bermanfaat.
Beliau turut memberi masukan kepada Fatayat NU Kota Tangerang Selatan selama beliau menjadi rektor dan berhasil membangun tim yang solid. Beliau mengatakan, dalam membangun tim perlu memberikan kebebasan para anggotanya berkreativitas dalam merancang dan menjalankan program organisasi, membangun keterbukaan pada sesama pengurus, serta mengapresiasi setiap kerja keras anggota.
Dalam sambutan yang disampaikan oleh Ketua Fatayat NU Kota Tangerang Selatan sahabat Iffaty Zamimah mengharapkan, kegiatan ini dapat menjadi refleksi bagi setiap pengurus untuk menguatkan komitmen serta meningkatkan semangat pengurus dalam menjalankan program kedepannya. Beliau juga mengajak peserta pengurus PC Fatayat NU Kota Tangerang Selatan untuk menumbuhkan kembali kesadaran diri dalam berorganisasi, bahwa organisasi ini harus dijalankan secara bersama-sama agar tidak menjadi beban tersendiri. Sehingga dapat lebih mudah menemukan solusi dan mengisi kekurangan diprogram selanjutnya.
Acara dilanjutkan dengan launching progaram LKP3A PC Fatayat NU Kota Tangerang Selatan yang diketuai oleh sahabat Nunuk Hida dan doa yang dipimpin oleh sahabat Zuliyati Rosyidah agar hajat dan kegiatan upgrading ini berjalan dengan baik. Materi kedua ditutup oleh sahabat Dra. Hj. Siti Masrifah. Beliau mengatakan, kepemimpinan bukan hanya sekadar memegang jabatan, melainkan mampu untuk menjadi inspirasi, mengerakkan dan memberdayakan seluruh potensi kader agar mencapai tujuan organisasi.
Sedangkan keberlangsuangan organisasi memerlukan strategi yang matang dalam menjaga nilai- nilai dasar, memperkuat kelembagaan, dan memastikan adanya mata rantai regenerasi yang sehat. Untuk membangun strategi dalam keberlangsungan organisasi diperlukan dokumentasi organisasi yang baik untuk memperkenalkan organisasi dan programnya kemasyarakat luas. Terutama menginformasikan bahwa organisasi ini ada dan hidup.
Kemudian melakukan mentoring menjadi hal yang penting untuk mentranfer ilmu dari senior lebih berpengalaman kepada junior, karena setiap senior wajib membimbing juniornya. Selanjutnya organisasi secara berkala dapat melaksanakan upgrading, pelatihan dan studi banding secara rutin. Selain itu menciptakan budaya kritik dan otokritik yang konstruktif juga dapat menjaga kestabilan organisasi. Untuk menjalani strategi organisasi ditengah perkembangan teknologi saat ini organisasi harus bisa lebih adaptif dalam memanfaatkan media digital untuk , komunikasi, dakwah dan pengelolaan organisasi.